Protes Pembakaran Alquran Meluas

24/02/2012 19:27

Protes terhadap insiden pembakaran Alquran terus dilakukan rakyat Afghanistan. Ratusan demonstran melakukan long march menuju Istana Presiden Afghanistan Hamid Karzai di ibu kota Kabul, Jumat (24/2).

Aksi massa itu membuat polisi dan pasukan keamanan bersiaga mencegah kerusuhan yang dikhawatirkan terjadi. Bahkan, pasukan keamanan sempat mengeluarkan tembakan ke udara untuk menenangkan demonstran. Akibatnya, salah seorang pengunjuk rasa terluka.

Aksi massa serupa juga terjadi di kota timur Jalalabad dan provinsi tenggara Ghazni. Mereka meneriakkan protes serupa, “Kami akan Membela Alquran.”

Sementara itu, NATO berjanji akan segera menggelar penyelidikan untuk menyelidki insiden pembakaran Alquran. NATO juga meminta rakyat Afghanistan untuk bersabar dan menahan diri ketika penyelidikan tengah berlangsung [baca: NATO Akan Gelar Penyelidikan Kasus Pembakaran Alquran].(ZeeNews/ADO)

KPK Tak Boleh Buka Identitas Menteri

24/02/2012 14:14

 Terpidana kasus dugaan korupsi wisma atlet Palembang Mindo Rosalina Manulang melalui pengacaranya Ahmad Rifai melaporkan menteri yang diduga menerima fee ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun Rifai enggan membocorkan nama si menteri dan meminta media menanyakan langsung ke KPK. Padahal, KPK tak boleh membuka laporan seseorang ke publik.

“KPK tidak boleh membuka isi laporan seseorang, kecuali si pelapor sendiri yang membuka kepada publik. Itu ada di undang-undang,” kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/2).

Johan menilai sikap yang ditunjukan Rifai cukup aneh. Johan mempertanyakan sikap Rifai yang sebelumnya keras berkoar-koar mengenai menteri penerima fee tiba-tiba tidak mau mengungkapkan siapa menteri yang dilaporkannya.

“Kenapa Rifai yang sebelumnya sudah ngomong ke sana ke sini, sekarang jadi tidak berani ngomong? Ada apa?,” kata Johan Budi.

Sebelumnya, Ahmad Rifai mengaku telah melaporkan satu nama menteri yang diduga meminta fee delapan persen kepada Rosa ketika ditemui di rumah dinas si menteri di kompleks menteri Widya Chandra. Namun siapa nama menterinya, Rifai bungkam dan meminta media menanyakan hal tersebut pada KPK.(MEL)

Ketinggian Air Waduk Gajah Mungkur Meningkat

24/02/2012 14:01

Bagi warga yang berada di wilayah hilir bantaran Sungai Bengawan Solo diimbau waspada. Pasalnya, curah hujan tinggi tengah melanda wilayah Wonogiri sehingga ketinggian air di Waduk Gajah Mungkur meningkat. Alhasil, pihak Jasa Tirta, Jumat (24/2), membuka dua dari empat pintu air pembuangan utama atau spill way Waduk Gajah Mungkur di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Pembukaan pintu air tersebut sudah dilakukan sejak Selasa lalu lantaran saat itu kondisi ketinggian air di Waduk Gajah Mungkur memasuki fase siaga hijau. Dari pantauan alat pengukur ketinggian air di pintu pengatur Waduk Gajah Mungkur, ketinggian air waduk mencapai 135,67 meter. Padahal dalam kondisi normal, elevasi air waduk berada pada ketinggian 135,30 meter. Untuk mengurangi batas aman waduk pun pihak pengelola harus melakukan pelepasan air.

Peningkatan elevasi air selain karena curah hujan tinggi di sekitar waduk, juga kiriman dari sungai hulu di sekitar waduk. Pihak Jasa Tirta meminta warga yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Bengawan Solo di antaranya wilayah Solo, Sragen, Ngawi, dan Bojonegoro untuk selalu waspada banjir. Hal ini karena curah hujan diperkirakan masih tinggi hingga Maret mendatang.(BJK/IAN)

Presiden SBY Prihatin Aksi Anarkis Marak

24/02/2012 13:46

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merasa prihatin atas maraknya aksi anarkis dan kekerasan yang terjadi di beberapa wilayah. Menurut Presiden saat membuka Musyawarah Nasional Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI-Polri Indonesia (FKPPI) di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Jumat (24/2), hal itu akibat ketidakpahaman dalam menggunakan hak untuk berekspresi dan juga hak pribadi.

Presiden menjelaskan, salah satu ekses negatif dari reformasi dan demokratisasi tersebut, harus diluruskan dengan kembali memahami makna persatuan dan saling memahami.

“Di era kebebasan demokrasi sekarang ini, di era mengemukakan hak termasuk HAM, kebebasan berserikat dan berkumpul, kebebasan pers, desentarlisasi dan otonomi daerah, sebagaian besar membawa kebaikan karena itu amanah reformasi. Tapi ada yang melemah, solidaritas, persaudaraan, persatuan dan kesatuan. Bahkan akhir-akhir ini muncul kembali aksi kekerasan, main hakim sendiri, premanisme dan konflik komunal atau horizontal,” kata Presiden.

Kepala Negara mengatakan, hal tersebut akibat tidak dipahaminya makna demokrasi dan kebebasan menggunakan hak dalam arti yang luas. Dalam perjalanan sejarah bangsa, selalui ada koreksi yang dilakukan oleh sejarah dan sifatnya menyeluruh.

Menurut SBY, Indonesia pernah mengalami masa demokrasi liberal di era 1950-an yang mengakibatkan kondisi pemerintahan tidak stabil dan pembangunan tidak berjalan dengan baik. Masa itu, kata Presiden, dikoreksi dengan adanya demokrasi terpimpin dan juga presidential yang pada akhirnya menuju era otoritarian.

Bercermin dari sejarah, Presiden mengajak agar ekses negatif dari era reformasi dan demokratisasi berupa berkurangnya rasa persatuan dan keeratan bisa segera dikoreksi tanpa menunggu sejarah yang akan mengoreksinya karena akan menimbulkan dampak yang sangat besar.(IAN/Ant)c

Polisi Tewas Terlindas Bus TransJakarta

Komisaris Polisi Jhonar Ambarita tewas akibat terlindas bus TransJakarta Koridor X di dekat Halte Pedati di Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (23/2) malam. Sebelumnya, sepeda motor staf Bagian Logistik Mabes Polri itu terserempet kendaraan lain, hingga ia terpental ke jalur busway.

Saat itu, korban melaju di jalur arteri dari arah Cawang menuju Tanjungpriok. Tubuh korban langsung disambar bus TransJakarta yang dikemudikan Marlon Brando. Bus itu juga melaju dari arah yang sama.

Jasad perwira polisi yang masih mengenakan pakaian dinas itu langsung dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Sementara sopir dan bus TransJakarta diamankan aparat Satlantas Polres Metro Jakarta Timur.(SHA)

Banjir Pasaman Diduga Akibat Pembalakan Liar

24/02/2012 13:32

: Hujan deras yang mengguyur Pasaman, Sumatera Barat, kini menyisakan tanda tanya, pasalnya ratusan kubik kayu berserakan usai terseret banjir yang menghantam pemukiman di beberapa desa setempat. Diduga galodo atau banjir bandang terjadi akibat hutan yang gundul akibat pembalakan liar.

Pasalnya kini, dari pantauan SCTV, Jumat (24/2), hutan sekitar Pasaman, botak dan mulai rusak. Keadaan ini tidak dibantah warga. “Pembalakan liar ada, banyak penebang kayu,” kata seorang warga korban galodo, Mawardi.

Namun, pernyataan ini berbeda dengan yang diungkapkan Bupati Pasaman Benny Utama. “Kalau pembalakan liar saya enggak pernah dengar, pemerintah tidak mengizinkan pembalakan hutan lindung, kalau kayu yang terbawa bisa jadi dari kebun masyarakat kemudian terbawa banjir,” kata Benny.

Jika bukan karena penebangan liar, dari mana datangnya kayu yang banyak itu? Penebangan liar sebenarnya bukan hal baru di negeri ini. Meski bukan baru dan sudah sangat mengkhawatirkan, aktivitas ini tetap berlangsung seolah tanpa henti.(BJK/YUS)

Manusia Tertinggi di Indonesia Tutup Usia

24/02/2012 12:26
Manusia tertinggi di Indonesia, Suparwono, meninggal dunia di usia ke-26 tahun. Manusia setinggi 2,42 asal Lampung tersebut meninggal dunia akibat serangan jantung.

Suparwono meninggal akibat serangan jantung setelah sempat menderita diare. Selama ini, ia ternyata enggan berobat ke rumah sakit dengan alasan keterbatasan biaya. Ia tutup usia dalam perjalanan ke rumah sakit.

Keluarga, kerabat, dan tetangga pun ramai berdatangan untuk melayat dan menguburkan jasad Suparwono.

Semasa hidupnya, Suparwono turut andil memperkenalkan Lampung ke mancanegara. Pria ini juga sering meramaikan acara pejabat di Lampung. Sayang, pria yang tenar karena tinggi badannya ini harus berjuang sendiri melawan penyakit dalam keterbatasan biaya. (YUS)